Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Oktober 2020

Review Martabak Pecenongan 78. Maknyuusss!!


Balik kerja si kecil minta dibeliin kuliner cemilan. Kebetulan istri juga lagi ingin tau pengen nyobain Martabak Pecenongan 78 yang katanya yummy itu. Kebetulan erat rumah ada yang jual, cuma belum sempet nyoba, karenanya mampirlah kesini.

Seperti martabak pada umumnya Martabak Pecenongan 78 ini menawarkan martabak cantik dan martabak asin (telor). Kalau dilihat dari menunya, ada 3 macam martabak manis sesungguhnya, ada martabak tipis kering, martabak manis yang dibagi dua ukuran adalah mini & besar, juga satu lagi martabak bagus special tebal. Kalau martabak Telor ada 3 pilihan, special, super & istimewa.


Harganya cukup bermacam-macam, ya memang diatas harga rata2 martabak bangka yang umum, namun sesudah nyobain, mmmm.... kalian akan paham kenapa harganya segitu. Rasanya emang endul surendul takendul-kendul bangeet gaees.... 


Foto dari IG : @martabakpecenongan78

Buat martabak elok rasa keju yang saya cobain, parutan kejunya tebeel banget, daging martabaknya juga tebal, susunya melimpah, creamy banget deh... rasanya manis namun ga membuatenek walaupun kalian makan banyak. Menyenagkan lah rasanya... hahaha... 




Dan ukurannya pun kalo berdasarkan saya lebih besar dari martabak bagus bangka yang umum. Saya sekeluarga aja ga abis makan malam itu, jadi kita masukin kulkas deh. Buat disantap pas sarapan besok pagi. hehhe....

Kesimpulannya, Martabak Pecenongan 78 ini recomended banget buat di cobain! Ga nyesel deh belinya, harga sesuai dengan rasanya yang aduhai. Next nya mungkin kalu ada rezeki lagi mau coba martabak telornya.

Semoga berfaedah, wasalaam....

Gara-Gara Corona Arab Saudi Stop Sementara Kedatangan Jamaah Umrah.



Virus Corona atau COVID-19 makin menghawatirkan dunia. Penyebarannya telah meraih negara-negara di kawasan timur tengah. Iran salah satu yang terdampak penyebaran virus ini. Bahkan wakil menteri kesehatan Iran, Irar Harijchi pun faktual terinfeksi virus corona. Oleh karena itu pemerintah Arab Saudi pun mengambil perilaku untuk menghentikan sementara jemaah umrah dari luar negaranya, tergolong Indonesia. 

Selain itu Arab Saudi juga menangguhkan untuk sementara warga negara lain yang ingin masuk dengan visa turis, tergolong larangan sementara mendatangi Masjid Nabawi.

Dilansir kantor isu Arab Saudi, SPA, Kamis, 27 Februari 2020, kebijakan itu diambil Kementerian Luar Negeri Arab Saudi atas usulan Kementerian Kesehatan. Pemerintah Saudi menyatakan langkah pencegahan virus corona itu bersifat sementara dan akan terus dievaluasi.

Penghentian sementara ini atas saran Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Penangguhan ini berlaku untuk semua negara termasuk Indonesia. Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengatakan otoritas kesehatan di Arab Saudi terus mengikuti pertumbuhan corona virus (COVID-19).

Mereka memastikan kegigihan pemerintah Kerajaan lewat otoritas-otoritas itu untuk menerapkan persyaratan internasional yang disetujui dan mendukung upaya negara dan organisasi internasional, terutama Organisasi Kesehatan Dunia, untuk menghentikan penyebaran virus.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi juga menyampaikan langkah-langkah pencegahan ini selaku bentuk santunan bagi keselamatan warga dan penduduk.

"Tindakan pencegahan ini berdasarkan saran dari otoritas kesehatan yang kompeten untuk menerapkan standar kehati-hatian tertinggi, dan kami mengambil tindakan pencegahan proaktif untuk mencegah virus corona ke Kerajaan dan penyebarannya," kata Kementerian Luar Negeri.

Arab Saudi menegaskan bahwa mekanisme ini bersifat sementara, dan harus dievaluasi terus menerus oleh pihak yang berwenang. Kementerian Luar Negeri meminta warga untuk tidak melakukan perjalanan ke negara-negara di mana virus corona baru menyebar.

Berikut negara yang dicegah memasuki Saudi untuk beberapa waktu berdasarkan Kemendagri Arab Saudi: China, Iran, Italia, Korea Selatan, Jepang, Thailand, Malaysia, Indonesia.

Kemudian, Pakistan, Afghanistan, Irak, Filipina, Singapura, India, Lebanon, Suriah, Yaman, Azerbaijan, Kazakhstan, Uzbekistan, Somalia, dan Vietnam.